Google Translator

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday159
mod_vvisit_counterYesterday647
mod_vvisit_counterThis week2106
mod_vvisit_counterThis month17269
mod_vvisit_counterAll1382149

DigitalClock

rumahpajak.com
Written by Administrator   
Saturday, 08 September 2007
Rumahpajak.com merupakan situs penyedia peraturan perundangan perpajakan di Indonesia yang dapat diakses oleh siapapun secara cuma-cuma tanpa melalui proses registrasi. Kini mencari peraturan pajak tidaklah sulit, hanya dengan sekali klik maka anda sudah bisa menemukan peraturan yang anda cari.  Terdapat ribuan peraturan perundangan perpajakan di dalam database kami yang akan  terus bertambah setiap harinya. Rumahpajak.com dapat menjadi mitra kerja anda dalam pekerjaan sehari-hari.
 
Rumahpajak.com menyediakan berita-berita seputar pajak, kurs pajak, kurs tengah Bank Indonesia yang akan kami update setiap hari dari berbagai surat kabar ternama yang terbit di Indonesia yang akan menambah wawasan anda dalam perkembangan perpajakan terkini di Indonesia
 
Rumahpajak.com didukung oleh tenaga terampil yang telah berpengalaman dalam bidang akuntansi dan perpajakan akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan dan anggota situs rumahpajak.com.

Rumahpajak.com memberikan layanan jasa pembukuan untuk perusahaan anda dengan biaya yang  terjangkau.  Anda  bisa lebih fokus terhadap usaha yang sedang anda jalankan tanpa dipusingkan oleh pekerjaan pembukuan. Kami yang akan mengerjakannya untuk anda dan menginformasikan setiap perkembangan usaha anda.
 
 
Untuk informasi dan pertanyaan silahkan meghubungi kami di This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Last Updated ( Wednesday, 09 January 2013 )
 
Insentif Pajak bagi Investor
Written by Administrator   
Thursday, 17 April 2014
Harian Kompas, 17 April 2014
 
JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah menjanjikan insentif berupa pemberian fasilitas pembebasan atau pengurangan Pajak Penghasilan Badan (tax holiday) agar investor tertarik membangun kilang pengolahan minyak bekerja sama dengan pemerintah. Insentif lain adalah ketersediaan lahan seluas 900 hektar di Bontang, Kalimantan Timur.

Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Ekonomi Pertambangan dan Energi Pri Agung Rakhmanto, Rabu (16/4), di Jakarta, insentif yang dijanjikan pemerintah itu cukup kompetitif dengan yang diterapkan negara- negara seperti Tiongkok, Thailand dan India untuk menarik investasi kilang. Insentif itu juga mencakup fiskal dan nonfiskal.

Namun, pemberian insentif kilang akan lebih efektif jika sudah ada kesepakatan antara pemerintah dan calon investor.

”Jika masih baru berupa rencana pemerintah dan tanpa pembicaraan awal dengan calon investor, meskipun insentif yang ditawarkan menarik, belum tentu hal itu sesuai dengan yang diinginkan calon investor,” kata Pri Agung menambahkan.
Read more...
 
Pajak e-Commerce Tunggu Kesepakatan Internasional
Written by Administrator   
Wednesday, 16 April 2014
Harian Kontan, 16 April 2014
 
JAKARTA. Rencana pemerintah memungut pajak atas transaksi jual beli online sulit terealisasi dalam waktu dekat ini. Paling cepat, kebijakan itu baru berjalan pada pemerintahan baru kelak.
 
Sebab, untuk menerapkan pajak tersebut, pemerintah harus menunggu hasil pembahasan standar internasional ekonomi digital yang disepakati seluruh negara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, pada September mendatang di Australia.
 
Dalam KTT itu akan ada forum pembahasan pajak ekonomi digital yang di dalamnya menyangkut soal transaksi jual beli online. Wakil Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, mengatakan pemerintah masih harus menunggu hasil forum tersebut.
 
Pasalnya, dalam mengenakan tarif pajak online harus ada standar internasional terlebih dahulu. Pengenaan pajak online tidak semudah yang diperkirakan, karena menyangkut dunia global yang luas dan saling terhubung.
 
Read more...
 
Pajak Naik, Harga Mobil Mewah Melaju
Written by Administrator   
Wednesday, 16 April 2014
Harian Kontan, 16 April 2014
 
JAKARTA. Anda yang hendak membeli mobil di atas 3.000 cc,  bersiap merogoh  kocek lebih dalam. Mulai 19 April  , harga mobil impian Anda akan terbang hingga 30%. 
 
Adalah revisi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 22/2014 tentang Pajak Pertambangan nilai dan Pajak Penjualan atas Barang  Mewah  (PPnBM) menjadi pencetusnya.  Beleid yang  diteken  19 Maret  lalu dan berlaku akhir pekan  ini menyebutkan, PPnBM untuk mobil di atas 3.000 cc dan motor 500 cc naik dari 75% menjadi 125%. 
 
Ini pula yang membuat para distributor dan penjual mobil dan motor mewah serempak akan mendongkrak harga  dagangannya itu. Adrian  Tiradjaja, General Manager PT Lexus Indonesia memprediksi, kenaikan pajak atas mobil mewah akan mengerek harga mobil berkisar 25% hingga 30%. Dengan harga normal Lexus  saat  ini mulai Rp  1,2 miliar  hingga Rp  2,9 miliar  per  unit,  "Kenaikan maksimal Rp Rp 500 juta - Rp 600  juta  per  unit,"  ujarnya, Selasa (15/4).

Adapun PT Garansindo Inter Global, sole agent untuk Jeep dan Chrysler akan menaikkan harga jual mobil antara 20%-30%. "Kenaikannya masih dirumuskan, tapi kira-kira sekitar Rp 200  juta sampai Rp 300 juta," ujar Rieva Muchsin, Chief Marketing Officer PT Garasindo Inter Global. Pemilik showroom penjualan mobil  impor utuh  (CBU) juga  akan menaikkan  harga jual  setelah  ada  harga  baru dari  importir  (IU).  "Tunggu importir kasih kenaikan harga jual kapan dan berapa, baru kita ambil margin," kata Fransiskus Ekaputra, Presiden Direktur William Mobil.
 
Read more...
 
Pemerintah Kenakan Pajak dan Denda Jual Beli Online
Written by Administrator   
Tuesday, 15 April 2014
Harian Kontan, 15 April 2014
 
JAKARTA. Pemerintah mentargetkan untuk bisa menyelesaikan peraturan pemerintah (PP) tentang e-commerce. Aturan jual beli online ini dianggap penting karena transaksinya meningkat pesat bahkan mencapai 300%.
 
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perdagangan, Gunaryo mengatakan, nantinya pemerintah ingin mengenakan pajak untuk setiap transaksi online. Untuk besaran tarif dan mekanisme pengenaan pajaknya, saat ini sedang dibahas dengan Dirjen Pajak. "Targetnya tahun ini selesai," katanya, akhir pekan lalu.

PP tersebut hanya akan mengatur soal besaran tarif pajak, sedangkan penjelasan detail dan mekanisme akan diatur lewat peraturan menteri perdagangan (Permendag).
 
 
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 1 - 10 of 9668