Google Translator

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1409
mod_vvisit_counterYesterday1548
mod_vvisit_counterThis week2957
mod_vvisit_counterThis month43497
mod_vvisit_counterAll1828039

DigitalClock

Tunggakan Pajak di DIY Capai Rp347,5 Miliar PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 16 November 2012

metrotvnews.com, 16 Nopember 2012

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Besaran tunggakan pajak atau piutang penagihan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga Oktober 2012 mencapai Rp347,5 miliar. Tunggakan terbesar berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp208 miliar, Pajak Penghasilan (Pph) dan Pajak pertambahan Nilai (PPN) yang mencapai Rp138 miliar.


Kepala Seksi Bimbingan Penagihan Kanwil DJP DIY Agung Waskito di Yogyakarta, Kamis (15/11), mengatakan tunggakan itu telah menurun 6,71 persen dibandingkan dengan pada posisi awal 2012 yang mencapai Rp372,5 miliar.

"Penurunan itu disebabkan PPh dan PPN yang sudah dibayarkan dan jatuh tempo PBB yang semula piutang tercatat Rp209 miliar turun 0,47 persen menjadi Rp208 miliar," tutur Agung.
Dia menjelaskan, dari tunggakan yang ada itu terbesar di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KKP) Pratama Sleman sebesar Rp175,72 miliar, karena objek PBB-nya paling luas dan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) relatif tinggi.

Kemudian disusul KPP Pratama Bantul (Rp78,64 miliar), KPP Pratama Kota Yogyakarta (Rp58,18 miliar), KPP Pratama Wates (Rp17,69 miliar), dan KPP Pratama Wonosari (Rp17,33 miliar).
 
< Prev   Next >