Google Translator

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday127
mod_vvisit_counterYesterday2006
mod_vvisit_counterThis week9863
mod_vvisit_counterThis month37911
mod_vvisit_counterAll1822453

DigitalClock

Obama Incar Setoran Pajak AS Tembus Ekuivalen Rp 15.200 Triliun PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 04 December 2012

analisadaily.com, 4 Desember 2012

 

Washington, (Analisa). Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama membidik setoran pajak senilai US$ 1,6 triliun atau sekitar Rp 15.200 triliun dalam 10 tahun ke depan. Selain itu, Obama juga ingin ada tambahan US$ 50 miliar (Rp 475 triliun) untuk stimulus.
Rencana ini merupakan bagian dari "jurang fiskal" yang selama ini ramai dibicarakan oleh warga AS. Namun, kesepakatan belum juga diambil. Para politisi dari kedua kubu, Republik dan Demokrat, masih melakukan pembicaraan.

Gedung putih juga ingin adanya naiknya batas atas penarikan utang pemerintah AS, tambahan satu tahun bantuan untuk pengangguran, dan melanjutkan pengurangan pajak penghasilan sebanyak 2%. Semua itu masih termasuk dalam satu paket yang diberikan oleh Obama.
Target pajak itu akan dikejar dengan cara menaikkan pajak perorangan dan pajak investasi sebanyak US$ 960 miliar dalam 10 tahun mendatang. Sementara US$ 600 miliar dari pajak lain-lain.

Tawaran Obama itu dibawa oleh Menteri Keuangan AS Timothy Geithner, saat mengunjungi Capitol Hill Kamis kemarin untuk mediskusikannya dengan para anggota partai politik dari kedua kubu.

Setelah kunjungan Geithner itu, Juru Bicara Partai Republik, John Boehner, langsung memberikan komentar. "Gedung putih seharusnya bisa lebih serius," katanya dikutip CNBC, Jumat (30/11/2012).

"Belum ada perkembangan yang diambil antara Gedung Putih dan kami," ujarnya.
 
< Prev   Next >