Google Translator

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday179
mod_vvisit_counterYesterday1548
mod_vvisit_counterThis week1727
mod_vvisit_counterThis month42267
mod_vvisit_counterAll1826809

DigitalClock

Setoran Pajak Hanya Tercapai 97% Dari Target PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 05 December 2012

Harian Kontan, 5 Desember 2012

 

 JAKARTA. Tahun ini, tampaknya seperti masa paceklik bagi kantor pajak. Sumber pendapatan negara itu empot-empotan memenuhi target setorannya di tahun ini. Sampai akhir tahun ini, mereka memperkirakan hanya bisa memenuhi setoran sebesar Rp 858 triliun dari total target di APBN Perubahan tahun ini sebesar Rp 885,026 triliun.

Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany mengaku, paling banter setoran yang bisa tercapai sekitar 97% dari target. Seperti kita tahu, realisasi penerimaan pajak tahun lalu sebesar Rp 743 triliun. Nah dalam prognosa di Rancangan APBN 2013 silam, pemerintah memperkirakan pencapaian penerimaan pajak hingga akhir tahun bisa mencapai Rp 878 triliun atau 99% dari total target sepanjang tahun.

Tapi, kenyataan berkata lain. Dunia usaha makin susah mencetak laba sehingga penerimaan pajak juga makin seret. "Saya tidak bilang sulit, dan juga tidak bilang turun. Tahun lalu, persentase realisasi penerimaan pajak juga mencapai 97% dari target. Kami akan berusaha agar bisa sama dengan tahun lalu," kata Fuad, Selasa (4/12).

Sebagai gambaran, realisasi penerimaan pajak sampai 23 November kemarin baru mencapai Rp 708,89 triliun atau 80,1% dari total target penerimaan pajak tahun 2012 sebesar Rp 885,026 triliun. Realisasi tersebut berasal dari penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar Rp 411,57 triliun, lalu dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) sebesar Rp 276,484 triliun, penerimaan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp 17,11 triliun, dan dari pajak lainnya sebesar Rp 3,715 triliun.

Meskipun tren penerimaan pajak masih terlihat seret, Pengamat Perpajakan Gunadi, tetap yakin bahwa sampai dengan akhir tahun nanti, penerimaan pajak bisa tercapai sesuai target. Catatannya, Ditjen Pajak harus terus bekerja keras.

Selain itu, berdasarkan pada siklus penerimaan pajak, biasanya penerimaan meningkat pada November dan Desember. Sebab, pada bulan-bulan ini, biasanya terjadi banjir proyek pemerintah, sehingga setoran pajak juga berlimpah.

Agar pencapaian setoran di akhir tahun tetap mendekati target, Fuad telah menginstruksikan seluruh pegawai untuk terus bekerja keras. Salah satunya, dengan mengurangi jatah libur akhir pekan pegawai di Direktorat Jenderal Pajak. "Untuk bagian front office, Sabtu tidak boleh libur lagi. Kami minta mereka siap dan ketemu wajib pajak, kalau ada yang masih kurang bayar, kami akan menagih terus," tandas Fuad.

Setoran 2013 berisiko

Dirjen Pajak memperkirakan, beratnya pencapaian setoran penerimaan pajak yang terjadi pada semester II Tahun 2012 ini kemungkinan besar masih akan berlanjut sampai semester I-2013 mendatang. Sebab, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda perekonomian global akan pulih. "Penerimaan pajak itu tergantung kepada dunia usaha. Kalau ekonomi masih melambat, hal itu juga akan berpengaruh kepada dunia usaha, termasuk penerimaan pajak kita," keluh Fuad.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo juga telah memahami kesulitan anak buahnya di lapangan. Beberapa waktu lalu, Agus menyatakan realisasi penerimaan pajak masih turun sekitar 3%-4% jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan pada periode yang sama 2011 silam. Beberapa sektor usaha seperti pertambangan dan perkebunan sedang terbelit masa sulit akibat melorotnya penjualan di pasar ekspor.

Target Penerimaan Negara
(dalam miliar rupiah)
  2012 2013
 Anggaran Pendapatan Negara 1.358.205  1.529.673 
 Belanja Pemerintah Pusat 1.069.534  1.154.381 
 Belanja Transfer ke Daerah 478.776  528.630 
Penerimaan Negara
 PPh 513.650  548.890 
 PPN dan PPnBM 336.057  423.708 
 PBB 29.688  27.344 
 Pendapatan Cukai 83.267  92.004 
 Pajak Lainnya 5.632  6.342 
 Bea Masuk 24.738  27.002 
 Bea Keluar 23.206  31.702 
 Sumber Daya Alam (SDA) Migas 198.311  174.869 
 SDA Non Migas 18.848  22.336 
 Laba BUMN 30.776  33.500 
 Penerimaan Negara Bukan Pajak Lainnya 70.799  77.992 
 Pendapatan Badan Layanan Umum 20.408  23.499 
 Sumber: UU No 19 Tahun 2012 Tentang APBN 2013 dan
 UU No 4/2012 Tentang APBN-P 2012
 
< Prev   Next >