Google Translator

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1409
mod_vvisit_counterYesterday1548
mod_vvisit_counterThis week2957
mod_vvisit_counterThis month43497
mod_vvisit_counterAll1828039

DigitalClock

Perolehan Pajak di Bandarlampung belum Capai Target PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 12 December 2012

mediaindonesia.com, 12 Desember 2012

 

BANDARLAMPUNG--MICOM: Perolehan pendapatan asli daerah dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dilakukan Pemerintah Kota Bandarlampung hingga kini masih belum mencapai target 100%.

"Pencapaian PAD dari sektor PBB baru mencapai 71 persen atau Rp51,5 miliar, dan sampai akhir tahun 2012 ditargetkan dapat mencapai 100%," kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bandarlampung Yusran Effendi, di Bandarlampung, Selasa (11/12).

Dia mengatakan, pencapaian target ini berkat wajib pajak (WP) yang selalu membayar tepat waktu dan juga dari penarikan tunggakan PBB.

Guna mencapai 100 persen target itu, pihaknya akan melakukan penarikan PBB melalui Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT).
"Akhir tahun pasti bisa mencapai 100 persen dari sektor PBB, meskipun tinggal menghitung hari," kata dia lagi.

Menurut dia, seharusnya Pemkot Bandarlampung mendapatkan Rp600 juta per hari dari PBB itu, namun hingga hari ini pencapaiannya masih di bawah itu.

"Pemkot harusnya pada awal bulan sudah mencapai target PAD pada sektor PBB," kata Yusran lagi.

Sedangkan PAD dari semua sektor mencapai 80%, dari target perolehan yang ditetapkan tahun 2012 sebesar Rp290 miliar.

Saat ini, masih menunggu potensi dari semua sektor, seperti reklame, rumah makan, dan yang lainnya agar mencapai 100 persen.

Pihaknya juga menunggu tim dari perizinan terkait sejumlah gudang dan perusahaan yang tidak memiliki izin, sehingga ditargetkan bila semua dapat terselesaikan diperkirakan dapat mencapai Rp15 miliar.

"Kita juga masih menunggu hasil sidak tim penertiban perizinan, karena ada perusahaan serta gudang tak berizin. Apabila semua pihak terkait mengurus perizinan itu, biayanya akan masuk ke Pemkot Bandarlampung dan menambah PAD," ujar dia.

Dipastikan, akhir tahun ini target PAD Kota Bandarlampung akan mencapai 100 persen, dengan mengefektifkan optimalisasi potensi yang ada.
 
Ant/Ol-3
 
< Prev   Next >