Google Translator

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday604
mod_vvisit_counterYesterday1728
mod_vvisit_counterThis week6476
mod_vvisit_counterThis month44410
mod_vvisit_counterAll1940853

DigitalClock

Ada Gereja di Bitung Jadi Wajib Pajak PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 17 December 2012

beritamanado.com, 17 Desember 2012

 

Bitung – Mungkin anda mengerutkan kening jika mendengar ada rumah ibadah terdaftar sebagai wajib pajak. Tapi kenyataannya memang demikian.

Seperti salah satu rumah ibadah di Kecamatan Matuari yang setiap bulannya kantor pajak Pratama Kota Bitung menerbitkan SPT. Padahal pihak pemerintah setempat sudah melaporkan keganjilan tersebut, tapi tetap saja dijadikan sebagai wajib pajak.

“Ini sudah terjadi sekian tahun dan sudah dilaporkan ke kantor pajak, tapi tetap saja diterbitkan SPT tanpa ada perubahan,” kata Camat Matuari, Ellen Sutrisno.
Ia mengaku, pihaknya kebingungan untuk melakukan penagihan karena SPT tersebut adalah gereja. Dan hal inilah yang menjadi kendala untuk mencapai target PBB di Kecamatan Matuari.

“Belum lagi SPT ganda yang belum juga dibenahi, jadi sampai kapanpun realisasi PBB di Kecamatan Matuari tidak akan mencapai 100%,” jelasnya.

Sutrisno berharap pihak kantor pajak bisa melakukan koreksi SPT rumah ibadah dan SPT ganda dengan melakukan pengecekan dilapangan. Jangan hanya dibiarkan sehingga target PBB benar-benar sesuai dengan kondisi dilapangan.
 
< Prev   Next >