Google Translator

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday621
mod_vvisit_counterYesterday925
mod_vvisit_counterThis week4760
mod_vvisit_counterThis month30328
mod_vvisit_counterAll1555586

DigitalClock

S-593/PJ.52/2005 PPn BM ATAS METEOROLOGICAL RADIOSONDE/OZONE SONDE BALLOON PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 29 June 2005
PPn BM ATAS METEOROLOGICAL RADIOSONDE/OZONE SONDE BALLOON


Sehubungan dengan surat Saudara Nomor XXX tanggal 7 Maret 2005 hal Permohonan Pembebasan
PPn BM 40% atas pemasukan barang : Meteorological Radiosonde/Ozone Sonde Balloon, dengan ini
disampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Dalam surat tersebut secara garis besar disampaikan hal-hal sebagai berikut:

a. PT ABC, NPWP XX.XXX.XXX.X-XXX.XXX, sebagai Importir Umum mengimpor barang
berupa Meteorological Sounding Ballon yang digunakan sebagai alat pembawa peralatan
sensor cuaca/udara atas (radiosonde) guna keselamatan penerbangan dan penelitian
lapisan Ozone (Ozone Sonde) sampai dengan ketinggian mencapai kurang lebih 30-45
Km.

b. Dalam BTBMI Tahun 2004 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 620/PMK.03/2004,
Meteorological Sounding Balloon tersebut dimasukkan dalam kelompok barang dengan
HS No. 8801.90.00.00 dan dikenakan PPn BM dengan tarif 40%.

c. Saudara memohon agar Meteorological Sounding Balloon tersebut dapat diberikan
penghapusan tarif PPn BM menjadi 0% mengingat barang tersebut bukan merupakan
barang mewah yang hanya dimanfaatkan untuk kesenangan bagi sebagian orang.

2. Dalam Lampiran IV huruf g Peraturan Menteri Keuangan Nomor 620/PMK.03/2004 tentang Jenis
Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor Yang Dikenakan Pajak
Penjualan Atas Barang Mewah, ditetapkan jenis barang dalam kelompok balon udara dan balon
udara yang dapat dikemudikan, pesawat udara lainnya tanpa penggerak yang dikenakan PPn BM
dengan tarif 40% adalah:

- Pesawat layang dan pesawat layang gantung (Nomor HS 8801.10.00.00)

- Lain-lain (Nomor HS 8801.90.00.00).

3. Sesuai surat Direktur Teknis Kepabeanan DJBC Nomor XXX tanggal 20 April 2005 hal Konfirmasi
Pengenaan PPn BM atas Baloon Meteorological diterangkan bahwa sesuai Explanatory Notes
heading 88.01, balon meteorologi, yaitu balon udara terbuat dari karet berkualitas tinggi dengan
daya muai yang sangat tinggi, digunakan untuk membawa peralatan radio sounding dalam rangka
penelitian meteorological, diklasifikasikan ke dalam pos 8801.90.00.00.

4. Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, dengan ini diberikan penegasan bahwa Meteorological
Sounding Balloon sebagaimana dimaksud dalam butir 1 yang diklasifikasikan dalam pos tarif
8801.90.00.00 merupakan Barang Kena Pajak yang tergolong mewah yang dikenakan PPn BM
dengan tarif 40%.

Oleh karena itu permohonan Saudara dengan sangat menyesal tidak dapat dikabulkan.

Demikian untuk dimaklumi.

DIREKTUR,
ttd
A. SJARIFUDDIN ALSAH
 
< Prev   Next >