|
Written by Administrator
|
|
Friday, 03 September 2010 |
tribun-timur.com,
3 September 2010
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -- Kantor Cabang Pembantu BTI Hartaco, Parangtambung, Makassar, diserbu pembayar pajak.
Meski jatuh tempo pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) sudah lewat
dua hari, namun pembayar pajak di bank ini masih harus antre sekitar
setengah jam. Apalagi pembayar pajak hanya dilayani hingga pukul 10.00
wita.
"Saya sudah dua hari ke sini.
Kemarin saya tiba di sini pukul 10 lewat sedikit dan disuruh pulang
karena tidak dilayani lagi pembayar PBB. Katanya semua bank begini,"
ujar seorang ibu rumah tangga, Ina. Dia datang membayar PBB rumahnya di
Jl Daeng Tata IV, Makassar.
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 03 September 2010 |
|
kompas.com,
3 September 2010
JAKARTA
- Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) berencana melakukan kerja
sama dengan expert atau ahli kelas dunia untuk menyiapkan perbaikan
lanjutan dalam aspek core bisnis.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pajak M Tjiptardjo, saat
Buka Puasa Bersama di Kantornya, Jalan Gatot Subroto Jakarta, Kamis
(2/8/2010) malam.
Selain itu,
Ditjen Pajak menargetkan kenaikan tax ratio untuk 2011 sebesar 12
persen, sebagai upaya perbaikan kinerja Ditjen Pajak yang tahun ini
berada di kisaran 11,9 persen.
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 03 September 2010 |
|
bisnis.com,
3 September 2010
JAKARTA:
Direktorat Jenderal Pajak lebih berhati-hati dalam menentukan wajip
pajak (WP) yang akan diperiksa dengan membatasi pada kasus yang
memiliki indikasi pidana guna menghormati hak-hak pembayar pajak.
Direktur Jenderal Pajak Mochamad Tjiptardjo mengatakan hal itu
dilakukan dalam rangka mengurangi beban pemeriksaan sekaligus
menghormati wajib pajak.
"Jadi
yang tidak bermasalah tidak akan kami periksa, walaupun wajib pajak itu
bermasalah, tetapi karena kami tidak ada datanya, kami tetap respecet
dan tidak akan memeriksanya," ujar Tjiptardjo di Kantornya, tadi malam.
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 03 September 2010 |
|
kompas.com,
3 September 2010
JAKARTA,
KOMPAS.com — Kegiatan unjuk rasa di Jakarta dan sekitarnya tampaknya
mulai menunjukkan penurunan. Pada H-7 Lebaran, Jumat (3/9/2010), di
Jakarta hanya ada empat lokasi yang akan disambangi para pengunjuk
rasa, sementara di Depok hanya ada satu lokasi.
Berdasarkan informasi dari Traffic Management Center (TMC) Ditlantas
Polda Metro Jaya, Jumat pagi, Kantor Ditjen Pajak Jalan Gatot Subroto
dan Kantor PT Seamless Pipe Indonesia Jaya (SPLI) Setia Budi Atrium
Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan disambangi para pengunjuk
rasa pukul 10.00 WIB.
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 03 September 2010 |
|
jpnn.com,
3 September 2010
JAKARTA
- Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak terus menyisir potensi penerimaan
pajak. Kali ini, salah satu sektor yang diincar adalah otomotif.
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Mochamad Tjiptardjo
mengatakan, sektor otomotif akan menjadi salah satu fokus Ditjen Pajak.
"Kita lihat yang lagi booming sekarang kayak otomotif, mobil, motor,
itu akan dilihat yang potensi penjualannya naik," ujarnya di Jakarta,
Kamis (2/9).
Menurut Tjiptardjo,
lonjakan penjualan mobil maupun sepeda motor sudah pasti berpotensi
menggenjot Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari sektor otomotif , adapun
penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 25 dari perusahaan otomotif ,
baru akan disetor tahun depan. "Yang jelas, tahun ini PPN-nya pasti
naik," katanya.
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 21 - 30 of 6941 |