Google Translator

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Who's Online

We have 21 guests online

Webmaster is ..

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday189
mod_vvisit_counterYesterday591
mod_vvisit_counterThis week1211
mod_vvisit_counterThis month3412
mod_vvisit_counterAll335070

DigitalClock

Berkas Beres, Gayus Siap Disidangkan
Written by Administrator   
Monday, 23 August 2010
Harian Kontan, 23 Agustus 2010
GAYUS H.P. Tambunan tak lama lagi bakal duduk di kursi terdakwa. Pasalnya, Mabes Polri sudah melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat (20/8) lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan M. Yusuf mengatakan, saat ini, jaksa tengah menyusun surat dakwaan untuk Gayus. Setelah itu, dakwaan akan dilimpahkan ke pengadilan. "Dakwaan sedang disusun, segera kami sidangkan ke pengadilan,"Katanya.

Selain Gayus, Yusuf mengungkapkan, Mabes Polri juga menyerahkan tersangka Maruli Pandapotan Manurung dan Humala S.L. Napitupulu berikut berkas dan barang buktinya. "Dua tersangka lainnya yang merupakan pimpinan Gayus di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak,"ungkap dia.
Read more...
 
Dewan Habiskan Separuh Pendapatan Pajak Wajo
Written by Administrator   
Monday, 23 August 2010
Koran Tempo, 23 Agustus 2010

Dana rehabilitasi atap gedung Dewan pun akan dialihkan untuk biaya perjalanan Dewan.

Wajo -- Badan Pekerja Yayasan Wajo Anti-Corruption Committee dalam penelusurannya menemukan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Wajo ada kemungkinan akan meminta tambahan biaya perjalanan dinas sebesar Rp 2,5 miliar. Menurut ketua yayasan tersebut, Muhammad Sabri F., hal itu sangat riskan mengingat pendapatan pajak daerah Wajo hanya sekitar Rp 5 miliar.

"Jika ini benar, total biaya jalan-jalan anggota DPRD Wajo tahun anggaran 2010 sudah sebesar Rp 5,5 miliar," ujar Sabri. Pada 2010, kata Sabri, biaya perjalanan, rapat-rapat koordinasi, dan konsultasi ke luar daerah tercatat sebesar Rp 3 miliar.

Read more...
 
Pemerintah Harus Manfaatkan Tax Treaty
Written by Administrator   
Monday, 23 August 2010
Harian Seputar Indonesia, 23 Agustus 2010
 
JAKARTA(SINDO) – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak harus memanfaatkan pertukaran informasi dengan negaranegara yang telah memiliki perjanjian pajak (tax treaty) dengan Indonesia.

Ini untuk menggenjot penerimaan pajak dari luar negeri. Pengamat Perpajakan Darussalam mengatakan, Indonesia bisa memaksimalkan penerimaan negara lewat pajak dari luar negeri dengan kembali menggiatkan tax treaty.Selama ini tax treaty belum berjalan maksimal.Padahal,Indonesia telah memiliki kesepakatan dengan 58 negara.“Kalau tax treaty berjalan baik,seharusnya Ditjen Pajak tidak kesulitan mencari informasi pajak di luar negeri,” kata Darussalam saat dihubungi kemarin. Menurut Darussalam, tax treaty sebenarnya memberikan kemudahan kepada Ditjen Pajak dan pemerintah untuk menggali potensi pajak Indonesia yang ada di luar negeri karena informasi bisa dipertukarkan dengan negaranegara yang telah menyepakati tax treaty tersebut.
Read more...
 
Pajak Hotel Tak Disetorkan
Written by Administrator   
Saturday, 21 August 2010
Harian Kompas, 21 Agustus 2010
Gubernur Bali Made Mangku Pastika menengarai banyak pajak hotel dan restoran (PHR) di Bali yang tidak disetorkan ke kas daerah melalui kabupaten/kota. Soalnya, pemungutan pajak ini dipotong dari pembayaran para wisatawan di tempat menginap atau makan. Guna mengatasi kondisi itu, sistem pembayaran online dianggap sebagai solusi. ”Jika sudah diterapkan online, seharusnya tidak bisa main-main lagi,” kata Pastika di Denpasar, Jumat (20/8). Pihak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali tidak menampik kemungkinan terjadinya kebocoran itu. ”Kami tidak mengelak tudingan Pak Gubernur tentang adanya kebocoran itu. Kami tidak paham perjalanan pembayaran PHR dan kami pun sering ditagih ganda oleh oknum petugas pajak,” kata Sekretaris PHRI Bali Perry Markus. Penerimaan PHR terbesar di Bali dari Kabupaten Badung. Pada tahun 2009 kabupaten yang mengalami perkembangan pariwisata paling pesat di Bali ini mendapatkan Rp 680 miliar dari PHR.
 
REFORMASI PAJAK, Bank Dunia Belum Cairkan Dana Proyek Pintar
Written by Administrator   
Saturday, 21 August 2010
Harian Kompas, 21 Agustus 2010

Jakarta, Kompas - Bank Dunia belum mencairkan pinjaman lunak untuk pembangunan sistem teknologi informasi di Direktorat Jenderal Pajak. Bank Dunia mensyaratkan beberapa kondisi yang harus dipenuhi Ditjen Pajak sebelum pinjaman tersebut dicairkan.

Proyek pembangunan sistem teknologi Ditjen Pajak itu dikenal dengan nama Project for Indonesian Tax Administration Reform (Pintar). Menurut Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi (TTKI), Ditjen Pajak, Hario Damar di Jakarta, Jumat (20/8), ada banyak detail yang diminta Bank Dunia.

”Misalnya, mereka meminta agar vendor (perusahaan kontraktor yang akan melaksanakan Pintar) dengan kriteria tertentu dan tidak main-main. Ahli yang dipilih yang memenuhi persyaratan tertentu. Bahkan, sampai mengatur besar aset perusahaan yang menjadi vendor,” kata Hario.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 91 - 100 of 6941